Produksi Daging Sapi di Jawa Barat - Lokal VS Impor

September 26, 2019

 

Produksi ternak berupa daging berasal dari ternak besar; sapi, kerbau, dan kuda. Daging merupakan salah satu komoditi peternakan yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan protein, karena daging mengandung protein yang bermutu tinggi dan mampu menyumbangkan asam amino esensial yang lengkap.


Masyarakat Jawa Barat cenderung lebih memilih untuk mengkonsumsi daging sapi dibandingkan dengan jenis daging ternak besar lainnya. Karena itu daging sapi menjadi salah satu daging yang dicari masyarakat Jawa Barat daripada produksi daging lainnya. Produksi daging sapi di Jawa Barat berasal dari produksi daging lokal dan impor.


Jumlah produksi sapi lokal tercatat sebanyak 33.480.539 kg, lebih sedikit dibandingkan produksi daging sapi impor di Jawa Barat yang mencapai 39.018.976 kg. Tingginya produksi daging sapi impor dibandingkan sapi lokal, salah satu penyebabnya antara lain; produksi sapi lokal belum mampu memenuhi jumlah permintaan pasar, naiknya jumlah permintaaan daging sapi terutama menjelang hari raya Idul Fitri dan Idul Adha di Jawa Barat.


Dari 27 kabupaten/kota di Jawa Barat, terdapat 9 (sembilan) Kabupaten/Kota dengan jumlah produksi daging impor lebih tinggi daripada produksi daging lokal yaitu: Kabupaten Bogor, Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Purwakarta, Kabupaten Karawang, Kota Bogor, Kota Sukabumi, Kota Bandung,Kota Depok dan Kota Tasikmalaya.


Sedangkan untuk Kabupaten/Kota dengan jumlah produksi daging sapi impor lebih rendah daripada produksi daging sapi lokal sebanyak 18 Kabupaten/Kota, yaitu: Kabupaten Cianjur,Kabupaten Bandung, Kabupaten Garut, Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Ciamis, Kabupaten Kuningan, Kabupaten Cirebon, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Majalengka, Kabupaten Sumedang, Kabupaten Subang, Kabupaten Bekasi, Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Pengandaran, Kota Cirebon, Kota Bekasi, Kota Cimahi dan Kota Banjar.


Kabupaten Bogor, Kota Bandung dan Kota Depok menjadi wilayah tertinggi jumlah produksi daging sapi impor dibanding produksi daging sapi lokal.